Lengkap! Cara Laporkan Penipuan Online, Sekali Klik Uang Kembali

Lengkap! Cara Laporkan Penipuan Online, Sekali Klik Uang Kembali

Sangat mengesalkan bukan, jika kita sedang membeli barang di toko online yang sangat meyakinkan tetapi berujung penipuan?

Saya juga pernah mengalami hal seperti itu, berawal dari jasa titip (jastip) lalu deal dengan barang yang kita pesan. Setelah melakukan transfer. tiba-tiba dikirim barcode, mereka bilang untuk pengaktifan resi. Selama saya belanja online, saya tidak pernah diminta melakukan hal semacam itu. Dan saya menyadari bahwa itu penipuan

Lalu, bagaimana hal itu baru saja terjadi pada Anda? Segera laporkan penipuan tersebut dengan beberapa cara dibawah ini.

Cara Lapor menggunakan situs online



Kredibel.co.id merupakan situs yang bisa mengidentifikasi para pelaku penipuan online. Cara melaporkan penipuan online shop di sini sangat mudah, cukup memasukkan nomor rekening atau nomor ponsel penjual. Nantinya situs ini akan melacak riwayat penjual berdasarkan keluhan dan laporan dari orang lain yang sudah pernah bertransaksi dengan penjual atau toko online tersebut.



Lapor.go.id merupakan situs yang disediakan Kepolisian Republik Indonesia untuk melaporkan kasus hukum yang menimpa kamu. Situs ini tidak secara khusus dan spesifik menangani kasus penipuan online. Kamu bisa melaporkan kasus kriminal lain yang menimpa kamu.



CekRekening.id merupakan sebuah situs resmi yang dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Situs ini berfungsi sebagai portal pengumpulan database rekening bank yang diduga terindikasi tindak pidana. Tidak hanya bersumber dari masyarakat, pelaporan juga bisa dilakukan oleh aparat penegak hukum, asosiasi, atau bank sendiri.

caranya :
  1. Buka situs cekrekening.id
  2. Masukan rekening penipu
  3. Lengkapi data-data atau fakta pendukung kasus penipuan
  4. Submit laporan anda, dan tunggu hasilnya

Melaporkan Kasus Penipuan ke Polisi

  1. Bawalah bukti, seperti bukti transfer yang telah dilakukan ke rekening penipu sebagai alat dasar penyelidikan. Setelah itu polisi akan membuatkan laporan yang berisikan tentang identitas terlapor maupun pelapor.
  2. Datang langsung ke kantor Kepolisian yang terdekat. Mengenai Bagian wilayah administrasi Kepolisian, daerah hukumnya dibagi berdasarkan pemerintahan daerah dan perangkat sistem peradilan pidana terpadu. Contohnya, jika melihat ada kejadian kejahatan di suatu kecamatan, maka dapat melaporkan hal tersebut ke Kepolisian tingkat Sektor (POLSEK) di mana tindak pidana itu terjadi. Namun, korban juga dibolehkan untuk melaporkan hal tersebut ke wilayah administrasi yang berada di atasnya baik itu melapor ke POLRES, POLDA, dan MABES POLRI.
  3. Setelah itu pelapor bisa langsung menuju ke bagian SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) untuk melaporkan kasus penipuan online yang telah dialami. Pelapor bisa menceritakan kronologis kejadian dan menunjukkan barang buktinya.
  4. Maka setelah itu, laporan yang disampaikan kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) telah dinyatakan diterima.
  5. Kemudian, tindak pidana dilaksanakan berdasarkan Laporan dari Polisi dan surat perintah penyidikan.
  6. Setelah Laporan Polisi selesai dibuat, maka Pelapor akan dilakukan pemeriksaan yang dituangkan dalam “Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Saksi Pelapor”.

Selain itu, masyarakat yang merasa sudah kena penipuan online bisa juga menghubungi Call Center POLRI. Masyarakat yang melakukan panggilan ke nomor akses 110 nantinya akan langsung terhubung ke agen yang akan memberikan layanan berupa informasi, pelaporan (kecelakaan, bencana, kerusuhan, dll) dan pengaduan (penghinaan, ancaman, tindak kekerasan dll).

Masyarakat pun bisa menggunakan layanan Call Center 110 ini secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Namun, layanan 110 ini tidak boleh dibuat untuk iseng-iseng, karena jika nantinya terjadi seperti itu, pihak polisi akan melacak masyarakat yang membuat laporan bohong.


Melaporkan Kasus Penipuan Melalui Email ke [email protected]

Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu menceritakan kejadian sebenar-benarnya dan selengkap-lengkapnya terkait kasus penipuan Anda. Berikan informasi bagaimana jalannya transaksi online anda, Bukti-bukti pendukung seperti bukti transfer atau bukti percakapan Anda dengan si penipu. Kalau Anda memiliki data-data penipu tersebut juga dapat dimasukan dalam email.

Setelah data-data sudah dikumpulkan menjadi satu, selanjutnya Anda tinggal mengirim data tersebut ke email “[email protected]

Untuk tindak lanjutnya tergantung dari pihak polri. Terkadang karena banyaknya kasus mungkin anda perlu menunggu. Namun cara ini merupakan optional, jika anda ingin segera menyelesaikan kasus penipuan Anda, saya sarankan untuk langsung mendatangi kantor polisi untuk melakukan pelaporan.


Mendatangi Bank

Cara lain adalah dengan langsung menghubungi bank terdekat. Tujuannya agar rekening si pelaku bisa diblokir secepatnya.

Pengaduan langsung ke bank bisa memungkinkan uang yang kamu transfer ke si penipu bisa kembali. Tentunya harus melihat dulu bank apa yang digunakan pelaku saat transaksi. Karena setiap bank punya prosedur masing-masing dalam mengatasi pengaduan penipuan online.

berikut daftar nomor pelayanan dari beberapa bank :
  1. Bank BCA di 1500888
  2. Bank BNI di 1500046
  3. Bank CIMB di 14041
  4. Bank Mandiri di 14000
  5. Bank BRI di 14017

A. Prosedur laporan penipuan di Bank BCA

Bank BCA memberikan informasi yang paling detil tentang prosedurnya, biasanya dapat diselesaikan dalam 2 hari.

1) Apabila Anda adalah nasabah BCA dan penipu menggunakan bank lain, Anda bisa:
  • Lapor lewat Halo BCA di 1500888, mereka akan teruskan laporan ke bank si pelaku. Tapi ini memerlukan beberapa hari kerja, atau
  • Lapor langsung ke bank pelaku dan lakukan sesuai prosedur dari bank yang bersangkutan. (Pilihan keduanya kelihatannya lebih praktis.)
2) Apabila pelaku menggunakan Rekening BCA:
  • Simpan segala bukti transaksi
  • Catat data-data penerima dana
  • Bukti transfer
  • Bukti percakapan
  • Bukti resi
  • Catat kronologisnya
Buat laporan ke halo BCA. Nanti Anda akan mendapatkan ID Laporan
  • Siapkan dokumen
  • Foto copy KTP.
  • Foto copy bukti transfer.
  • Surat pernyataan diberi materai 6000.
  • Surat kronologis.
  • Surat perintah blokir dari kepolisian dalam 1×24 jam.
  • Fax semua dokumen ke 021 2556 3941/43 atau email ke [email protected], max ukuran attachment 1,25 MB.
  • Setelah fax, bawa buku rekening + KTP Asli + Kartu ATM ke cabang BCA. Nanti pihak BCA akan melakukan investigasi dengan pihak terkait.
  • Untuk mengetahui perkembangan investigasi silahkan telpon ke Halo BCA.
B. Prosedur laporan penipuan di Bank BNI
Berikut adalah langkah-langkahnya:
  • Buat laporan ke BNI, nanti bank BNI akan bekerjasama dengan kepolisian.
  • Di saat itu silahkan Anda datang ke Polisi untuk membuat surat keterangan korban penipuan.
  • Datang ke cabang tempat Anda membuat rekening. Bawa buku rekening +KTP + bukti-bukti transaki yang ada + Surat keterangan dari kepolisian
  • Selanjutnya Anda menunggu kabar

C. Prosedur laporan penipuan di Bank CIMB Niaga

CIMB tampaknya tidak terlalu memiliki prosedur yang jelas untuk transaksi penipuan online, tetapi mereka menyarankan:
  • Silahkan datang ke bank cabang terdekat untuk cetak transaksi.
  • Lapor kepada kepolisian.
  • Urusannya nanti antara Anda dengan kepolisian
D. Prosedur laporan penipuan di Bank Mandiri
Apabila pelaku menggunakan dari bank Mandiri, silakan hubungi bank Mandiri ke bagian pemblokiran.

Nantinya Anda perlu membuat surat keterangan penipuan dan kronologis yang Anda buat sendiri dan dari kepolisian. Siapkan bukti-bukti yang ada, seperti bukti transfer. Dokumen lain yang diperlukan, akan diberitahukan oleh staf bagian pemblokiran. Berikan itu kepada mereka.

E. Prosedur di Bank BRI
Apabila pelaku menggunakan rekening BRI:

  • Laporkan ke BRI. Pihak BRI akan membuatkan laporannya dan Anda akan dibantu untuk melaporkannya ke kepolisian.
  • Di pihak kepolisian Anda akan membuat surat keterangan tentang kejadian penipuan transaksi secara online tersebut.
  • Fax surat keterangan itu ke BRI. Nomornya akan diberitahukan, setelah laporan Anda masuk ke BRI. Prosesnya biasanya 2 hari dan rekening pelaku akan diblokir.
Pihak BRI tidak bisa menjamin pengembalian uang dikarenakan mungkin saja pelaku sudah langsung menarik uangnya. Tetapi jika belum ditarik, masih bisa dibantu untuk pengembaliannya.

apabila ada pertanyaan silahkan bertanya dikolom komentar terimakasih

You may like these posts